Sunday, January 31, 2016

Terkamlah Kesungguhan , Pacakkan Keazaman!!



 Assalamualaikum w.b.t

        Alhamdulillah setinggi-tinggi kesyukuran dirafa'kan ke hadrat Allah SWT kerana dengan limpah kurniaNya diizinkan pena mencangkir secebis tinta.Selawat dan salam ke atas Junjungan Mulia , Rasulullah SAW ,  ahli keluarga dan sahabat handai Baginda yang telah banyak berkorban harta , jiwa dan raga sehingga mekar mewangi Islam di dalam jiwa dan hati kita semua.Semoga Allah SWT sentiasa menuntun gerak langkah kita menuju keredhaanNya.In Shaa Allah.

         Jika Syurga menjadi idaman, jalannya seluas mata memandang..jika keampunan yang didamba, gerbangnya setia menanti…Usah gusar dugaan di hadapan..andai hati nekad mengejar cinta Ilahi..

      Masa berlalu begitu cepat sekali dan hanya tinggal beberapa hari sahaja lagi untuk saya ke Pertandingan Inovasi Peringkat Negeri Johor tidak lama lagi.Mohon sahabat doakan team saya agar dipermudahkan segala urusannya nanti.


      Tadi malam baru sahaja selesai kelas Ethics & Law oleh En. Yusmi.Huhuhu...saya merasakan sem  ini agak mencabar bagi diri saya ditambah lagi dengan FYP yang sudah bermula proses pencarian maklumat dan pengumpulan data-data berkenaan kajian yang ingin dijalankan.Semoga Allah SWT memberi kekuatan kepada saya untuk menghadapinya , mencurahkan keimanan yang teguh agar saya kekal thabat di jalan ini. ;( Walaupun susah jalan ini , saya berharap keazaman untuk berjaya akan lebih berkobar dalam diri . Susah macamana pun saya harus kuat untuk menghadapi sehinggalah pertemuan saya menemui Pencipta , Allahurabbi...

        Saya tidak bercadang untuk berbicara panjang lebar , cuma ingin mencari kekuatan dengan menempelkan bait-bait puisi yang pernah saya dengar di IKIM FM...Puisi ini membuat hati saya terkedu dan hiba. ;( Semoga ianya menjadi peringatan yang besar bagi diri saya yang hina ini .

PUISI 'PEREMPUAN' - Ustazah Halimah Alayidrus
 
Duhai..
Siapakah kau ini??
Jika jadi anak, ia adalah bidadari kecil ayah bunda
Permata yang siang malam dijaga keduanya..
Jika jadi pasangan, ia adalah kesenangan terindah
Surga untuk pasangannya di dunia..
Jika jd orangtua, waahh...
Surga itu telah berpindah ditelapak kakinya
Ia bawa kemana-mana.


Nabi pun membilangnya sebagai tiang
Tatkala kehidupan adalah bangunan
Ya, engkaulah tiang itu
Engkaulah perempuan..
Perempuan adalah tiang negara,
Jika perempuan baik, baiklah negaranya.
Jika perempuan rusak, hancurlah negaranya.
Engkaulah tiang dalam bangunan rumah tanggamu
Engkaulah sandaran bagi dinding, pintu, atap dan jendela.
Nabi selalu benar memilih istilah kata
Karena di rumahmu, semua urusan kepadamu bertumpu
 

Maka, sebagai tiang kau harus kuat tak tergoyahkan
Sebagai sandaran kokohmu adalah karang di lautan
Tidak rentan diterjang angin dan badai

Tapi aku tak sekuat itu.. katamu
Aku tak berdaya menghadapi kebrutalan dunia ini

Zaman semakin menggerusku, bebannya melumatku hingga luluh
Aku begitu lemah, aku tertindas, teraniaya.. Katamu pula.

Tunggu, wahai perempuan!
 

Kau lupa,
ada Allah dalam hidupmu,
yang siap menanggung segala keluh
Ada Allah dalam harimu, sumber kekuatan yg penuh
Ada Allah dalam hatimu, jika kau serahkan pada-Nya segala sesuatu, Ia akan menjaganya hingga utuh.


Maka, dlm tiap gerimis kesedihan
Hanyutkan dirimu dlm dzikir panjang malammu
Dalam tiap kerikil tajam dijalanan, benamkan wajahmu dlm sujud kepasrahan
Dalam tiap duka yg menyapa, hanyutkan airmatamu dlm sungai kasih-Nya
Dalam tiap nestapa, larutkan pahit airmatamu dalam manis cinta-Nya
Dan dalam tiap kelabu langitmu,
Panggillah nama-Nya
Allah.. Allah..
Dan tunggulah, hingga Ia merubah mendungmu menjadi pelangi di gelap malam.

‪#‎puisi‬ ‪#‎perempuan‬ ‪#‎ikimfm‬ ‪#‎share‬ ‪#‎igers‬ ‪#‎like‬


No comments:

Post a Comment

PerJaLaNaN HiDuP iNi

PerJaLaNaN HiDuP iNi
Dalam jauh sebuah perjalanan,Allah amanahkan sebuah perjuangan,terimalah dengan kekuatan,kadang-kadang sakit yang mendatang,kadang-kadang teman tak sehaluan,namun itulah ujian mencari iman yang teguh,moga terus bersabar di jalanNya

Muhasabah buat semua

"Walau jauh kita pergi, ingatlah kita pernah di tarbiah dan TARBIAH tidak akan berhenti dan berakhir . Walau sesibuk manapun kita, jangan kita lupa tanggungjawab MUSLIM yang pasti akan ditanya kelak.Walau sebebas manapun kita, jangan kita lupa kita adalah MAKHLUK yang pastinya adalah milik Allah".-peringatan juga buat diriku.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails