Wednesday, December 21, 2011

Jalan Menuju Allah

Salam w.b.t
      Selawat dan salam ke atas Junjungan Mulia Rasulullah SAW , ahli keluarga dan sahabat Baginda.Ingin saya melafazkan rasa syukur ke hadrat Allah SWT kerana dengan izin dan limpah kurnianya dapatlah kembali berkongsi rasa di teratak ini.Sungguh Allah SWT itu Maha Besar dan Maha Kuasa kerana sentiasa memberi peluang dan ruang bagi setiap hambaNya untuk kembali ke pangkal jalan.Kenyataan yang perlu kita ketahui di sini ialah rahmat Allah SWT itu terlalu luas berbanding keadilan Allah SWT.Lantas ,seharusnya role model terbaik ikutan generasi pada hari ini ialah pesuruh Allah SWT , Rasulullah SAW agar manifestasi cinta seorang hamba terhadap Tuhannya dapat dirasakan sungguh indah melalui sifat dan perwatakan yang dimiliki oleh insan mulia ini, Rasulullah SAW.Doa saya semoga kita sentiasa thabat di jalan ini.InsyaAllah.

Di masa budi hancur punah
di waktu Islam hancur musnah
aku terkenang Nabi Muhammad SAW yang membawa hidayah
pahlawan agama yang gagah
pembawa undang-undang yang indah
pemimpin umat yang berjasa
handal pendekar lagi perkasa

Dengan ilmumu yang tajam
dapat memusnah musuh yang kejam
biar berjuta musuh memutih di bumi
namun undur di medan ini tidak sekali
aku mengaku engkaulah pesuruh Allah SWT yang tercinta
Ya Rasulullah , syafaatkanlah kami umatmu di akhirat yang datangnya pasti
agar tenang hati bila bertemu dengan Pencipta Teragung nanti
InsyaAllah

     Untuk entri kali ini, tajuknya berkisar pada "Jalan menuju Allah SWT itu adalah sebaik-baik jalan".Entri ini menjadi pilihan saya untuk dikongsi hari ini kerana ada satu kisah indah yang ingin saya skripkan kepada pembaca agar iktibar dapat diambil darinya.Juga mahu membawa kalian , sahabat-sahabat saya, dan para pembaca merenung semula tugas setiap dari kita dalam menuju jalan yang diredhai Allah SWT.Hal ini kerana dunia yang kita diami ini dan segala isinya hanya sementara cuma bertapak di bumi Pencipta Abadi , dan yang kekal itu adalah Dia....Allah SWT yang menciptakan segala makhluk di seluruh galaksi alam ini. 

     Maka adalah kita kini yang mungkin bergelar mahasiswa, mahasiswi , anak , ibu ayah , suami isteri seharusnya tahu dan memilih jalan kebahagiaan yang membawa kita kembali tunduk kepada Pencipta kita, Allah SWT.Adakah dengan sentiasa memilih jalan mudah menjelajahi hidup tanpa mengabdikan diri pada Rabbnya , mengukir kesenangan apabila memiliki kekayaan harta , dan mempunyai wawasan dunia hingga menguasai segala induk ternama untuk kekalkan kuasa tanpa memikirkan wawasan akhirat yang lagi mencabar untuk diharunginya...adakah ini dikatakan jalan kebahagiaan sebenar.Pujangga pernah berkata:

"Jika kita merasakan hidup ini susah untuk mengharunginya , maka adakah kita juga masih memilih untuk hidup susah apabila bertemu dengan Pencipta kita?"

     Sudah tentu tidak mahu kan?Sepertimana saya, saya yakin kalian juga pasti mempunyai sejarah rasa yang sama apabila Allah SWT menghadiahkan sesuatu yang merupakan rahmat pada pandanganNya, tetapi mungkin dirasakan musibah pada pandangan kita insan yang hina.Kita ini hanyalah hamba.Sedangkan hikmahnya dari ujian itu , Allah SWT ingin melihat kesabaran hambaNya yang amat dicintaiNya.Lantas berbekalkan amarah nafsu yang terbungkam dalam diri , jiwa ini mudah mengeluh dengan musibah yang melanda padahal jalan keluarnya sudah ada terbentang di hadapan.Tinggal kita..melihat keberadaan ujian ini suatu kesusahan ataupun rahmat untuk meraih redha Tuhan.
________________________________________

Marilah kita perhatikan kebahagiaan yang dialami oleh seorang wanita yang disebutkan dalam kisah pendek  berikut:

Seorang suami sedang bertengkar dengan isterinya lalu dia berkata: 
"Sesungguhnya aku akan mencelakakan kamu!"

Lalu dengan tenang isteri itu menjawab:
"Engkau tidak akan mampu."

Suaminya berang lantas mengatakan:
"Mengapa tidak ?"

Isteri itu pun menjawab:
"Jika kebahagiaan berada dalam harta , mungkin kau boleh mencegahnya dariku.Jika kebahagiaan berada dalam perhiasan , maka engkau dapat menahannya agar sampai kepadaku.Sebenarnya kebahagiaan itu bukan pada apa pun yang kau miliki atau yang dimiliki manusia lainnya.Sesungguhnya aku menemukan kebahagiaan dalam imanku.Imanku ada dalam hatiku dan hatiku tidak dapat dikuasai oleh sesiapapun melainkan oleh Tuhanku."

     Inilah yang disebutkan kebahagiaan yang sebenarnya , iaitu kebahagiaan iman.Tiada yang dapat merasakan kebahagiaan iman ini , kecuali oleh orang yang qalbunya telah dikuasai oleh cinta kepada Allah hingga masuk ke bahagiaan yang paling dalam dan begitu pula jiwa dan fikirannya.Pada hakikatnya yang memiliki kebahagiaan itu adalah Tuhan Yang Maha Esa.Oleh itu , carilah kebahagiaan dengan taat kepadaNya.

    Sesungguhnya , satu-satunya jalan untuk mencapai kebahagiaan adalah dengan mengenal agama yang benar , iaitu agama yang dibawa oleh Rasulullah SAW.Barangsiapa yang telah mengenal jalan ini, maka tidak menjadi masalah baginya jika harus tidur di pondok dengan berbantalkan debu , atau roti sebagai bekalannya, demi menjadi orang yang paling berbahagia di dunia.

     Adapun mereka yang menyimpang dari jalan ini, maka hari-harinya akan dihiasi dengan kesedihan, hartanya akan menjadi beban , amal perbuatannya akan merugikannya dan kesudahannya ia beroleh kehinaan dan kekecewaan.Memang benar kita memerlukan harta untuk hidup , tetapi itu tidak beerti kita harus hidup demi harta.Semoga kita sama-sama beroleh manfaat menerusi cerita ini.InsyaAllah.

No comments:

Post a Comment

PerJaLaNaN HiDuP iNi

PerJaLaNaN HiDuP iNi
Dalam jauh sebuah perjalanan,Allah amanahkan sebuah perjuangan,terimalah dengan kekuatan,kadang-kadang sakit yang mendatang,kadang-kadang teman tak sehaluan,namun itulah ujian mencari iman yang teguh,moga terus bersabar di jalanNya

Muhasabah buat semua

"Walau jauh kita pergi, ingatlah kita pernah di tarbiah dan TARBIAH tidak akan berhenti dan berakhir . Walau sesibuk manapun kita, jangan kita lupa tanggungjawab MUSLIM yang pasti akan ditanya kelak.Walau sebebas manapun kita, jangan kita lupa kita adalah MAKHLUK yang pastinya adalah milik Allah".-peringatan juga buat diriku.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails