Thursday, June 9, 2011

Mengapa anda Mengucapkan apa yg tidak ingin anda Lakukan?

Salam w.b.t
Selawat dan salam ke atas Junjungan Mulia Rasulullah SAW , ahli keluarga dan sahabat handai Baginda.Alhamdulillah, syukur ke hadrat Allah SWT kerana memberi kesempatan saya menulis lagi pada hari ini.

Enti hari ini bertajuk:
Mengapa anda mengucapkan apa yang tidak ingin anda lakukan ?

Sebenarnya benda ni jika dikorek-korek sedalam-dalamnya dalam diri setiap individu, pasti akan ada bersetuju dengan pertanyaan ini.Mahu jawapannya....mari kita muhasabah balik diri kita.Saya juga mengingatkan juga diri ini...yup dan saya akui saya juga tidak terlepas dari melakukannya.Sesungguhnya saya hanya seorang hamba ...anda juga...tetapi peringatan itu harus diberi untuk bekalan menempuh hidup penuh ujian , lebih-lebih lagi hidup di arus modenisasi ini.

Ada pemimpin yang menjadi kader dakwah mungkin, mereka akan bertungkus-lumus membawa sahabat-sahabatnya ke arah kebaikan tetapi pada masa yang sama mereka ini melakukan sesuatu yang mungkin bertentangan dengan apa yang mereka nasihatkan pada yang lain.Ada orang kata jangan mengumpat orang lain, berdosa...tetapi pada masa yang sama di kala baran menguasai diri , kita akan menyumpah seranah orang yang menyakiti kita di belakangnya.Ada orang kata amanah kepimpinan itu wajib dilaksanakan, tetapi pada masa yang sama terkadang,mereka terlupa amanah mereka pada Allah juga perlu diselesaikan.Itu semua terjadi tanpa kita sedari...Jadi kembalilah BERMUHASABAH  semula .

Rasulullah SAW bersabda:
"Pada hari kiamat, ada seorang lelaki yang diiring ke neraka.Ususnya dilempar ke neraka.Dia berputar sebagaimana keldai berputar dengan talinya."Maka penghuni neraka mengerumuninya sambil berkata:
"Hai Fulan,kenapa denganmu?Bukankah dulu engkau menyuruh kami berbuat ma'ruf dan melarang kami berbuat mungkar?"
Lelaki itu menjawab:"Dahulu aku menyuruh kalian berbuat ma'ruf tetapi aku tidak melakukannya.Dan aku melarang kalian berbuat mungkar sementara aku melakukannya."
(Diriwayatkan imam Bukhari dan Muslim)

Astarfirullahalazim....astarfirullahalazim....astarfirullahalazim....semoga Allah SWT tidak menjadikan kita seperti mereka.

Pada malam ketika Rasul di israkkan, Baginda melintasi sekelompok lelaki yang menggunting bibirnya dengan gunting api neraka.Ketika Rasulullah SAW bertanya kepada Jibril perihal mereka.Jibril menjawab:Mereka adalah pendakwah-pendakwah umatmu.Mereka menyuruh manusia melakukan kebaikan , sedangkan mereka  melupakan diri mereka.

"Mengapa kamu menyuruh orang lain mengerjakan kebaikan, sedang kamu melupakan kewajipanmu sendiri, padahal kamu membaca Al-kitab(Taurat).Maka tidakkah kamu berfikir."
(Al Baqarah:44)

Mereka menunjukkan jalan kebaikan kepada orang lain tetapi mereka sendiri tidak melakukannya.Contoh lain jika boleh saya katakan di sini seperti para pemimpin dan penguasa yang menjanjikan rakyatnya dengan kemenangan dan berjanji akan mewujudkan kehormatan, kekuatan, dan kejayaan.Kemudian  mereka tidak mewujudkan sedikitpun dari apa yang telah mereka janjikan.

Mereka jangan menyangka akan selamat dari hisab dan siksaan.Semua ucapan mereka telah dirakam:
"Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir."
(Qaf:18)

"Pada waktu itu, mereka akan menyesal dan berteriak:
'Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak pula yang besar, melainkan ia mencatat semuanya."
(Al-Kahfi : 49)

Ucapan lisan memiliki peranan besar dalam Islam.Oleh kerana itulah, Rasulullah mengkategorikan orang yang berdusta dalam berbicara, menyelisihi janji ke dalam golongan orang yang munafik.Maka berhati-hatilah ketika berbicara terutamanya pada posisi kita sebagai pemimpin kerana itu semua akan ditanya oleh Allah kelak.Semua itu bernilai di sisi Allah SWT.Peringatan buat diri saya juga.Moga kita sentiasa bermuhasabah..

"Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu lakukan.Amat besar kebencian di sisi Allah bahawa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan."
(Ash-Shaf : 2-3)

No comments:

Post a Comment

PerJaLaNaN HiDuP iNi

PerJaLaNaN HiDuP iNi
Dalam jauh sebuah perjalanan,Allah amanahkan sebuah perjuangan,terimalah dengan kekuatan,kadang-kadang sakit yang mendatang,kadang-kadang teman tak sehaluan,namun itulah ujian mencari iman yang teguh,moga terus bersabar di jalanNya

Muhasabah buat semua

"Walau jauh kita pergi, ingatlah kita pernah di tarbiah dan TARBIAH tidak akan berhenti dan berakhir . Walau sesibuk manapun kita, jangan kita lupa tanggungjawab MUSLIM yang pasti akan ditanya kelak.Walau sebebas manapun kita, jangan kita lupa kita adalah MAKHLUK yang pastinya adalah milik Allah".-peringatan juga buat diriku.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails